Masalah Vagina Wanita

Mungkin Anda sebagai wanita pernah mengalami keputihan abnormal, menstruasi abnormal, gatal-gatal berlebihan, pendarahan abnormal dan lainnya. Yang pasti ini pasti sangat mengganggu kenyamanan dan bahkan sebagian wanita merasakan sakit yang berlebihan di bagian vaginanya.Tapi tahukah anda apa yang menjadi faktor penyebabnya?

Disini akan dibahas masalahnya. Permasalahan vagina wanita adalah disebabkan oleh  keseimbangan flora vagina yang terganggu. Keseimbangan flora normal vagina dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti :

  • perubahan hormon,

  • psikologis,

  • strees

  • gaya hidup

  • obat-obatan

  • dan tindakan medis yang melibatkan vagina

Masing-masing faktor ini berpotensi terhadap timbulnya malasah vagina. Jika tidak segera diobati, masalah vagina dapat mengakibatkan gangguan serius seperti infertilitas. Masalah Vagina dapat berupa vaginitis yakni infalamasi vagina atau jamur atau bakteri (vaginosis).

Pada wanita, keluarnya sekret vagina merupakan hal yang umum dan alamiah. Perubahan pada jumlah, kekentalan, warna maupun bau dari lendir vagina mungkin menandakan adanya gangguan pada organ reproduksi.

Solusi masalah vagina bagi anda sebagai wanita jika mengalami hal yang berkaitan dengan vagina diatas, sebaiknya yang anda lakukan adalah sebagai berikut :

  • Jalani diet seimbang dan banyak minum air putih.

  • Konsumsi yoghurt, karena minuman ini mengandung Lactobacillus acidophilus.

  • Kurangi konsumsi gula, karena gula dapat meningkatkan pertumbuhan jamur (ragi).

  • Cukup tidur dan istrirahat untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.

  • Jangan menggaruk daerah vagina yang terasa gatal.

  • Gunakan obat antibiotik jika diperlukan.

  • Hindari penggunaan tampon.

  • Jika sudah bersuami, hindari hubungan seksual sampai kondisi anda benar-benar sembuh. Untuk menghindari penularan gunakan kondom.

  • Jangan gunakan zat atau benda apapun yang berpotensi menimbulkan alergi.

  • Gunakan celana dalam dan celana luar yang terbuat dari katun dan longgar.

  • Cuci pakaian dengan deterjen yang bersifat ringan dan jangan gunakan pelembut atau pewangi pakaian untuk membilasnya.

  • Ganti pembalut beberapa kali sehari untuk mencegah kekambuhan.

  • Jaga kebersihan tubuh. Bersihkan daerah vagina secara cermat sekurang-kurangnya sekali sehari. Hindari penggunaan sabun yang mengandung parfum. Basuhlah dari arah depan ke belakang.

  • Untuk wanita monopause, karena lebih rentan mengalami masalah vagina, sebaiknya konsultasi ke dokter atau bidan.

Sekarang ini sudah banyak dijual preparat vaginal (cairan pembersih vagina) di apotik-apotik. Karena cairan pembersih kewanitaan ini dapat membersihkan dan menjaga keseimbangan bakteri dalam vagina karena mengandung antiseptik, sebaiknya anda gunakan. Tetapi harus tetap hati-hati, sebagian cairan pembersih juga dapat menyebabkan alergi dan iritasi.

Demikian saja, hanya sekedar berbagi informasi. Semoga ada manfaatnya bagi anda, khususnya wanita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s